Peranan Penyuluh Pertanian dalam Penyebaran Informasi Penanggulangan Hama dan Penyakit Tanaman Kakao di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan penyuluh pertanian dalam penyebaran informasi, faktor yang mendukung dan menghambat serta mendeskripsikan berbagai media informasi dalam penanggulangan hama dan penyakit tanaman kakao. Dilaksanakan di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng, pada 21 kelompok tani dengan anggota sebanyak 567 orang, dipilih 10% atau 2 kelompok tani sehingga terdapat 30 orang petani responden, berlangsung mulai April hingga Juli 2014.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan penyuluh pertanian dalam memberikan informasi kepada petani yang dilakukan dengan pendekatan secara perorangan sangat efektif, petani dapat secara langsung memecahkan apa yang menjadi masalahnya dengan bimbingan khusus. Faktor pendukung penyebaran informasi adalah anjangsana / karya, demonstrasi dan melalui media cetak, sedang faktor penghambat adalah petani belum mengetahui bagaimana pengendalian yang dianjurkan, kurangnya pengetahuan, kurangnya modal dan terbatasnya fasilitas dalam penyebaran informasi penanggulangan hama dan penyakit kakao. Penyebaran informasi yang diterima petani yaitu setuju (56,67%) dan sangat setuju (30,00%) tergolong ke dalam skala yang tinggi dalam penanggulangan hama dan penyakit tanaman kakao. Penyebaran media informasi yang disampaikan melalui media cetak berupa brosur, televisi, radio, LCD dan pemutaran film berfungsi untuk memberikan kemudahan belajar bagi petani kakao.